Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa 2019, Bupati Ajak Warga Peduli Wujudkan Kelestarian Lingkungan

27 November 2019 - 08:48



Diskominfo - Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Tahun 2019 tingkat  Kabupaten Bantul digelar di Donotirto Kretek. Tujuan Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa nasional serta untuk menumbuhkan dan mengingatkan akan pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan kita. Selasa (26/11).

 

Mengambil tema peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional tahun ini adalah “MEMBANGUN GENERASI MILENIAL CINTA PUSPA DAN SATWA UNTUK INDONESIA MAJU” kegiatan ini dihadiri oleh  Bupati Bantul Suharsono, OPD terkait, Forkopimcam Kretek, siswa-siswi SD Muhammadiyah Kretek, Penggiat Lingkungan, Jaring Pengelola Sampah Mandiri dan sejumlah tamu undangan.

 

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul Ari Budi Nugroho dalam laporannya mengatakan, Indonesia merupakan Negara kaya sumber daya alam dan memiliki potensi keanekaragaman hayati. “Keberadaan keanekaragaman hayati merupakan pilihan bagi manuasia agar dapat melangsungkan kehidupannya di muka bumi ini. Keanekaragaman hayati Indonesia mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial budaya, wisata, dan ilmu pengetahuan, “kata Ari.

 

Lebih lanjut dalam sambutannya dia menegaskan, pesatnya kemajuan pembangunan di Indonesia, mengakibatkan kebutuhan lahan untuk perkebunan industry, dan perumahan/permukiman serta tingginya kebakaran hutan mengancam kekayaan biodiversitas Indonesia. Dalam kurun waktu 100 tahun, setengah dari species satwa dan flora mengalami kepunahan. “Perlindungan keanekaragaman hayati diperlukan untuk menjamin kelestarian pemanfaatannya oleh manusia. Perbaikan dan pelestarian keanekaragaman hayati adalah tanggung jawab semua pihak, dan perlu ditanamkan sejak dini mulai bangku sekolah,”ucapnya.

 

Sementara Bupati Bantul Suharsono mengajak generasi muda perlunya menggiatkan perlindungan puspa dan satwa Indonesia terutama di sekitar lingkungan terdekat kita. “ Gerakan muda peduli keanekaragaman hayati juga harus mulai ditanamkan baik itu melalui pendidikan sekolah dengan program sekolah berbudaya lingkungan (Sekolah Adiwiyata) maupun melalui gerakan Satuan Karya Pramuka Peduli Lingkungan (Saka Kalpataru) dan gerakan muda peduli lingkungan lainnya, “ tuturnya.

 

Permasalahan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama, pemerintah daerah senantiasa mendorong segala upaya masyarakat dalam mewujudkan terciptanya lingkungan yang indah, asri dan nyaman. “Berbagai program pemerintah daerah seperti gropyok sampah, penambahan armada pengangkut sampah di tiap kecamatan dan belum lama ini, Pemkab Bantul melaunching kendaraan patroli lingkungan merupakan upaya nyata menciptakan Kabupaten Bantul yang bersih dan nyaman, walaupun begitu tanpa peran serta masyarakat Pemkab Bantul tidak akan mampu dengan optimal mewujudkan kabupaten Bantul yang indah sehat dan nyaman, “tambah Bupati.

 

Pada kesempatan itu secara simbolis dilepas Burung Puter  dan penanaman bibit pohon oleh Bupati Bantul Suharsono didampingi Kepala DLH dan Muspika Kretek, dilanjutkan dengan mengunjungi stand aneka kerajinan dari bahan daur ulang sampah produksi siswa-siswi sekolah adiwiyata dan Jaring Pengelola Sampah Mandiri. (rachmanto)

 

 

Komentar (0)

SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

CREATE ACCOUNT

FORGOT YOUR DETAILS?

GET A QUOTE

We'll do everything we can to make our next best project!

TOP