Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Jumat Wage, 8 Jun 2018 10:53 WIB | dibaca (505) | Komentar

Yudi Indarto Diangkat Lagi Menjadi Dirut PDAM Bantul

Diskominfo - Drs. Yudi Indarto, MM yang diangkat sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Bantul periode tahun 2014-2018 yang telah berakhir pada tanggal 9 Mei 2018, diangkat lagi sebagai Direktur PDAM Kabupaten Bantul masa jabatan tahun 2018-2023 dan dilantik oleh Bupati Bantul, berlangsung di Ruang Kerja Bupati Bantul, Jum'at (7/6).

Pj. Kepala Bagian Administrasi Perekonomian drh. Sri Budoyo, MM selaku ketua panitia penyelenggara melaporkan bahwa atas pertimbangan prestasi dan capaian target kinerja PDAM Kabupaten Bantul selama empat tahun terahir, maka Drs. Yudi Indarto, MM diangkat kembali menjadi Direktur PDAM Kabupaten Bantul untuk masa jabatan kedua, berdasarkan surat Keputusan Bupati Nomor : 243 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Bantul masa jabatan tahun 2018-2023.

Sri Budoyo juga melaporkan bahwa sesuai Peraturan Pemerintah No : 54 Tahun 2017 tentang BUMD, dalam pasal 59 ayat (3) menyebutkan bahwa dalam hal anggota direksi diangkat kembali, anggota direksi wajib menandatangani kontrak kinerja.

Untuk itu, pada kesempatan tersebut dilakukan pelantikan kepada Drs. Yudi Indarto, MM sebagai Direktur PDAM Kabupaten Bantul dan Penandatangan Kontrak Kinerja antara Bupati Bantul atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul selaku Pemilik Modal, dengan Drs. Yudi Indarto, MM. selaku Direktur PDAM Kabupaten Bantul untuk periode tahun 2018 2023. Pelantikan disaksikan Asisten Pemerintahan Drs. Helmi Jamharis, M Si. dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bantul Bambang Guritno, SH serta semua yang hadir.

Sementara dalam pengarahannya Bupati Bantul Drs. H. Suharsono menyampaikan ucapan selamat kepada Yudi Indarto atas telah diambil sumpah dan dilantik sebagai Direktur PDAM Kabupaten Bantul. Semoga momentum ini akan menumbuhkan semangat kerja dan inovasi baru sehingga PDAM Bantul akan dapat menghadirkan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat.

"Jadikan jabatan ini sebagai tanggung jawab, kepercayaan dan amanah atas kompetensi dan kapasitas saudara, sehingga lebih termotivasi untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat, perusahaan dan karyawan PDAM Bantul," harap Bupati Bantul.

Bupati menambahkan upaya mewujudkan sebuah badan usaha yang sehat sesuai dengan harapan Pemerintah Kabupaten Bantul dan masyarakat, merupakan sebuah proses yang memerlukan tidak hanya kerja keras, tetapi juga kerja cerdas dan kerja ikhlas. Kerja keras yang pantang menyerah, kerja cerdas dengan mengoptimalkan potensi yang ada, dan kerja ikhlas tanpa mengaharapkan imbalan dalam bentuk apapun dan dari siapapun.

"Kami juga menyampaikan apresiasinya, atas keberhasilan PDAM Bantul meraih penghargaan 'Top BUMD 2018' karena kinerjanya dinilai cukup baik serta telah melakukan terobosan baru, hususnya dalam berinovasi pelayanan publik berbasis android dengan nama "SIAP PRIMA", serta mempunyai keuntungan, saldo kas dan jumlah pelanggan yang selalu meningkat setiap tahunnya. "Saya berharap hal ini bisa terus dapat ditingkatkan," pungkas Bupati Suharsono.

(Sit)