Data Kecamatan

Kecamatan Bantul

WILAYAH ADMINISTRASI

Kecamatan Bantul berada di Ibukota Kabupaten Bantul. Kecamatan Bantul mempunyai luas wilayah 2.251,5400 Ha.

Alamat kantor kecamatan : Jl. Jend. Sudirman Bantul Tlp.(0274) 367404

Desa di wilayah administratif Kecamatan Bantul :
  1. Desa Palbapang
  2. Desa Trirenggo
  3. Desa Sabdodadi
  4. Desa Ringinharjo
  5. Desa Bantul

GEOGRAFIS

Wilayah Kecamatan Bantul berbatasan dengan :
  • Utara : Kecamatan Sewon;
  • Timur : Kecamatan Jetis;
  • Selatan : Kecamatan Bambanglipuro;
  • Barat : Kecamatan Pajangan.

Kecamatan Bantul berada di dataran rendah. Ibukota Kecamatannya berada pada ketinggian 45 meter diatas permukaan laut. Jarak Ibukota Kecamatan ke Pusat Pemerintahan (Ibukota) Kabupaten Bantul adalah 0,4 Km. Kecamatan Batul beriklim seperti layaknya daerah dataran rendah di daerah tropis dengan dengan cuaca panas sebagai ciri khasnya. Suhu tertinggi yang tercatat di Kecamatan Bantul adalah 34 ºC dengan suhu terendah 22 ºC. Bentangan wilayah di Kecamatan Bantul 98 % berupa daerah yang datar sampai berombak dan 2% berupa daerah yang berombak sampai berbukit.

PENDUDUK

Kecamatan Bantul dihuni oleh 13.987 KK. Jumlah keseluruhan penduduk Kecamatan Bantul adalah 57.884 0rang dengan jumlah penduduk laki-laki 28.298 orang dan penduduk perempuan 29.586 orang. Tingkat kepadatan penduduk di Kecamatan Bantul adalah 2571 jiwa/Km2. Sebagian besar penduduk Kecamatan Bantul adalah peternak. Dari data monografi Kecamatan tercatat 42.245 orang atau 72,98 % penduduk Kecamatan Bantul bekerja di sektor perternakan.

SENTRA INDUSTRI

• Manding, Sabdodadi, Sentra Kerajinan Kulit

WISATA BUDAYA

1. UPACARA MERTI DESA DUSUN NGENTAK

Merupakan tradisi masyarakat petani dusun Ngentak sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen atau rezeki yang diperoleh. Dilaksanakan setahun sekali setelah panen musim hujan. Keunikan dari upacara ini adalah pementasan Kesenian Tayuban. Biasanya yang mengawali Tari Tayub adalah orang yang dianggap tua atau sesepuh dari desa tersebut. Upacara ini dimeriahkan dengan lomba menari bersama penari Tayup (Ledhek).

2. TRADISI OBOR LEBARAN DI RINGINHARJO
Tradisi lebaran ternyata juga masih hidup dan berkembang hingga saat ini di Desa Ringinharjo. Di daerah ini terdapat tradisi yang dikenal dengan pesta obor dan sate yang konon sudah ada sejak tahun 1943.

MAKANAN TRADISIONAL

Sentra makanan tradisional di kecamatan Bantul berupa industri rumah tangga penghasil emping di desa Palbapang, sentra industri geplak di Bantul, sentra industri krupuk ketela di desa Ringinharjo, dan sentra industri tahu di desa Trirenggo