Data Pokok Pembangunan

INDUSTRI, PERDAGANGAN, KOPERASI DAN INVESTASI

INDUSTRI

Sektor industri yang tersebar di Kabupaten Bantul sangat bervariasi. Jenis industri yang diinventarisasi meliputi Industri Logam Mesin, Industri Kimia, Aneka Industri, Industri Hasil Pertanian, dan Kehutanan. Pengelompokan jenis industri tersebut mulai diterapkan pada tahun 1995 atau pada saat bergabungnya Departemen Perindustrian dan Perdagangan.. Secara umum industri yang terdapat di Kabupaten Bantul merupakan industri kecil, sedangkan untuk industri besar jumlahnya tidak banyak.
Produk industri yang dihasilkan Kabupaten Bantul sudah dapat menembus pasar internasional. Jenis produk yang yang sudah dapat diekspor di antaranya adalah produk tekstil, gerabah/keramik, mebel, berbagai macam hasil kerajinan, sayuran, minyak wangi, sepatu olah raga, malam parafin dan lain-lain. Adapun negara tujuan ekspor di antaranya Jerman, Spanyol, Afrika Selatan, dan Belanda.

 

Tabel Perkembangan Industri Menengah di Kabupaten Bantul

Uraian Tahun
2009
2010
Industri Kecil
Unit Usaha
18.014
18.119
Tenaga Kerja
80.986
81.705
Nilai Produksi (ribuan)
783.503.680
799.540.000
Nilai Tambah (ribuan)
494.735.020
509.261.000
Nilai Investasi (ribuan)/div>
365.087.700
488.675.000
Industri Menengah
Unit Usaha
82
25
Tenaga Kerja
183
576
Nilai Produksi (ribuan)
3.212.000
100.448.000
Nilai Tambah (ribuan)
6.071.860
102.562.000
Nilai Investasi (ribuan)/div>
2.836.460
100.584.000
Industri Besar
Unit Usaha
6
2
Tenaga Kerja
301
124
Nilai Produksi (ribuan)
49.407.200
247.000.000
Nilai Tambah (ribuan)
31.217.880
170.435.000
Nilai Investasi (ribuan)/div>
13.866.200
124.000.000

Sumber : Dinas Perindagkop, 2011