Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Kamis Wage, 15 Jul 2010 10:12 WIB | dibaca (535) | Komentar

Perpustakaan Bantul Berbasis ICT dan TIK Diresmikan.

Untuk memberi pelayanan akses ilmu kepada anak sekolah dan masyarakat umum Kantor Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul diresmikan Wakil Bupati Bantul Drs. H. Sumarno. Prs. Rabu (14/7) dengan dukungan sumber biaya pembangunan APBD Rp. 2,7 M.

Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul telah mengalami peningkatan dalam berbagai sektor untuk memberi kenyamanan bagi pengunjungnya. Dengan menempati luas tanah sebesar 3.000 m2 dan luas bangunan sebesar 1.152 m2 terdiri dari 3 lantai. Untuk lantai I untuk layanan lantai II untuk kegiatan administrasi kantor dan raung baca anak dan lantai III direncanakan untuk aula serbaguna.

Menurut Kepala Kantor Perpustakaan Umum Bantul Drs. Eddy Susanto Pembangunan gedung menghabiskan dana Rp. 2,7 M dan dilaksanakan secara bertahap tahun 2008 Rp. 9.000 juta dan 2009 Rp. 1,8 M

Pelayanan di Perpusda sudah berbasis ICT atau TIK dan gratis untuk semua jenis layanan mulai dari parker, pembuatan KTA, internet, jardiknas, hotspot dan denda tidak perlu dibayar cuma sangsi tidak boleh pinjam dalam jangkja waktu tertentu untuk mendidik agar mengembalikan buku tepat waktu.

Untuk layanan keliling ada armada perpustakaan keliling sebanyak 13 armada, yaitu 7 kendaraan roda empat dan 6 sepeda motor roda tiga. Mulai tahun 2010 pelayanan sudah mengunakan digital.Adapun jumlah buku ada 42.000 exp dengan 18.000 judul.

Prestasi perpustakaan di wilayah Bantul yakni bulan Juli ini SD Sriharjo Imogiri peringkat 5 nasional, bulan Agustus SMP N I Bantul yang merupakan RSBI akan mewakili DIY ke tingat nsional. Jumlah perpustakaan binaan se Bantul ada 675 baik perpustakaan masjid, komunitas masyarakat, desa, puskesmas, rumah baca masyarakat. (mw)

  • dwi pracayadikirim Jumat Kliwon, 16 Jul 2010 11:25 WIB

    saya mau tanya tentang operasi perpusda bantul, sebagai warga bantul saya setuju dan sangat senang sekali dengan adanya perkembangan perpusda bantul. yang saya tanyakan itu tadi mulai jam berapa perpusda mulai buka dan tutp jam berapa, terus kalu hari libur tetap buka tidak. gumao....

  • om Bertusdikirim Senin Pon, 19 Jul 2010 09:43 WIB

    wah salut banget dengan terobosannya Perpusda dengan laayanan berbasis IT, mudah-mudahan banyak masyarakat yang memanfaatkannya.Sesuai pertanyaan mas Dwi Pracaya, mengenai jam buka Perpusda, saya kalau boleh usul....jam bukanya lebih panjang, dari jam 08.00 s/d jam 10.00, dan tetap buka dihari libur, dengan pengaturan jam kerja bagi petugas Perpusda, ada yang pagi, ada yang malem, sehingga pelayanan pada masyarakat lebih optimal. Lepat sepurane.....

  • rohmat hidayatdikirim Senin Pon, 19 Jul 2010 12:04 WIB

    saya setuju dengan komentarnya om bertus...saya rasa jam buka di kantor baru lebih pendek ketimbang yang bangunan yang dulu..kenapa?padahal saya kalau pulang kuliah jam 2..tutupny jam setengah tiga... lebih baik buka pagi sampe malem dengan pengaturan pegawai..thanks,,i love bantul so much

  • Kang Jpedikirim Selasa Wage, 20 Jul 2010 08:37 WIB

    Selamat, memang Bantul harus maju di segala bidang. Utamanya minat baca warga bantul harus senantiasa ditumbuhkan dan ditingkatkan. Usul gimana lingkungan taman di sekitar perpustakaan difasilitasi hotspot, meja kursi cor-coran, kan dah ada warung koboi. asyiiik, rekreatif dan tetap belajar. nuwun.

Kirim Komentar Berita
kode rahasia