Berita Bantul
Senin Wage, 15 Feb 2010 14:19 WIB | dibaca (579) | Komentar
Bupati Bantul Membuka Musrenbang Kecamatan
Bupati Bantul, Drs.HM Idham Samawi membuka penyelenggaraan Musrenbang tingkat Kecamatan di Pendopo Kecamatan Bantul, Senin (16/2). Pelaksanaan Musrenbang merupakan kegiatan rutin tahunan untuk menjaring aspirasi dan partisipasi dari masyarakat berkaitan dengan pembangunan. Dalam kesempatan tersebut Bupati berharap bahwa Musrenbang diharapkan mampu memperjuangkan kepentingan rakyat. Bupati optimis semua Camat sudah bertekad dan sudah mampu menunjukkan keberpihakannya pada rakyat. Acara dihadiri DPRD Kab.Bantul, Muspida Bantul, Kepala Dinas Instansi, Camat dan Lurah Desa, PKK, Ketua BPD se-kab.Bantul, LPMD dan tokoh masyarakat.
Seorang camat yang diurusi tidak hanya soal pemerintahan saja namun harus tahu yang namanya demam berdarah, kematian ibu melahirkan, kematian bayi baru lahir. Dimana soal tersebut merupakan program dunia lewat Milenium Development Goal (MDGs). Namun saya yakin semua Camat dan Lurah di Kabupaten Bantul saat ini sudah peduli dengan program ini, jikalau tidak paham maka dia belum paham sebagai seorang pemimpin, kata Idham.
Idham Samawi juga mengingatkan bahwa dalam rangka pengurangan angka kemiskinan maka yang harus diperhatikan adalah updating data. Pengurangan angka kemiskinan kunci suksesnya adalah updating data yang juga harus diuji oleh publik, kata Idham. Selanjutnya Bupati Bantul juga mengemukakan ide tentang pembebasan biaya puskesmas bagi masyarakat. Mengingat saat ini sudah 60 % anggota masyarakat yang sudah memiliki Jamkesos dan Jamkesmas, sehingga sisanya bisa ditalangi APBD. Untuk itu Bupati mengajak semua kecamatan untuk mengkaji langkah ini apakah bisa diwujudkan.
Sementara itu Kepala Kantor PMD, Susanto, S.H,MM menjelaskan bahwa pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatan merupakan kelanjutan dari Musrenbang tingkat Dusun dan Desa yang sudah dilakukan bulan Desember 2009 ( tingkat Dusun) dan tingkat Desa dari tanggal 5 Januari hingga dengan 30 Januari 2010. Untuk Musrenbang Tingkat Kecamatan dijadwalkan mulai tanggal 15 Februari 2010 sampai dengan 25 Februari 2010, setiap hari dilaksanakan di 2 Kecamatan.
Sedangkan tema Musrenbang tahun 2010 adalah meningkatkan sumber daya manusia, meningkatkan perekonomian lokal, ilmu pengetahuan dan guna memperkuat daya saing untuk menuntaskan program pembangunan berkelanjutan berbasis resiko bencana.
Sedangkan maksud dilaksanakan musrenbang adalah untuk membahas dan menyepakati hasil-hasil Musrenbang dari tingkat Desa yang akan menjadi prioritas kegiatan pembangunan di wilayah Kecamatan yang bersangkutan. Sedangkan tujuannya adalah untuk membahas dan menetapkan prioritas kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa, kata Susanto. (nurcholis)
Komentar (9) | Kirim Komentar Anda
- Mr.Jitosdikirim Senin Wage, 15 Feb 2010 18:02 WIB
Kalau tema Musrenbang 2010 meningkatkan SDM, untuk itu tawaran ekspor TKI ke Malaysia tolong dikaji ulang, masak wong Bantul suruh jadi kuli di Negeri Jiran. Berdayakan Tenaga Kerja Kita untuk mengolah dan membangun Bantul...katanya semua program berbasis masyarakat.
- Aisya Putri Kdikirim Senin Wage, 15 Feb 2010 18:05 WIB
Pak Camat, pak kades dan bapak2 yang lain selamat bermusrenbang 2010 smoga menghasilkan program yang berfihak pada masyarakat khususnya wong cilik / desa, jalankan amanah dengan baik
- Raden Gendengdikirim Senin Wage, 15 Feb 2010 18:18 WIB
JADIKAN MUSRENBANG SEBAGAI AWAL DAN PEDOMAN UNTUK MENUNTUKAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN..JANGAN SEKEDAR SERIMONIAL SETAHUN SEKALI YANG HASILNYA TIDAK ADA...BANGUNLAH BANTUL DENGAN MENGEDEPANKAN HATI DAN NURANI JAUHKAN DARI SIKAP TAMAK DAN RAKUS SEPERTI TIKUS...JAUHKAN DARI DISKRIMINASI BERFIHAKLAH PADA MASYARAKAT DALAM LANGKAH DAN GERAK PEMBANGUNAN DAN PENGABDIAN
- s wahyudidikirim Selasa Kliwon, 16 Feb 2010 08:06 WIB
"...pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatan merupakan kelanjutan dari Musrenbang tingkat Dusun ..." (Susanto, SH,MM); sayangnya orang smacem saya tidak pernah diajak untuk musrenbangdus(mungkin kerna saya bukan tokoh dusun, celakanya kalo saya malah dianggep tokoh nasional ato malah internasional, padahal lepel lokal saja tidak payu) hengga sbagean masyarakat dusun saya merasa tidak klop dengen program yang telah ditetepken oleh pokgiat dusun yang di acc pemdes etc. mustinya dipilih program sesue MDGs yang paling: krusial, dibutuhken, implementetip & sutainable; lha wong kalo saya punya ide slalu saya beriken alternatip, solusi realistik & konstruksi eksekusinya, etc.etc.; tapi memang aken merugiken orang yang pengin korup, dan mengail di air keruh, ato ambil keuntungan untuk diri & golongannya sendiri, kerna mrasa slalu saya plototi sepak terjangnya; mekaten lepat nyuwun pangapunten
- Sarjiantodikirim Selasa Kliwon, 16 Feb 2010 12:56 WIB
Kabupaten Bantul dan sekitarnya menurut kami sudah cukup padat penduduk memang sangat rasional jika SDM lebih diutamakan pengetahuan dan ketrampilannya dibidang apapun yang positif untuk kemajuan Kabupaten Bantul khususnya, namun jika kami amati seluruh kecamatan yang ada sangat cocok ditanami buah-buahan, maka tidak kalah pentingnya kalau seluruh Kabupaten Bantul warganya diwajibkan menanam buah yang bisa dijadikan produk unggulan, dicoba pasti bisa berhasil. misalnya buah yang bisa dijadikan komoditi jangka panjang lalu disiapkan cara penolahannya sampai dengan pengemasan(dikalengkan) lalu dipatenkan ini buah segar dari Bantul Pak Bupati jadikan Program Pilot Project.
- om Bertusdikirim Rabu Legi, 17 Feb 2010 07:30 WIB
mugi-mugi saja, usulan yang nantinya akan direkomendasikan menjadi kegiatan, sungguh benar-benar akan sangat berguna bagi masyarakat, bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan sesama. Lepat sepurane...
- budimandikirim Rabu Legi, 17 Feb 2010 08:25 WIB
dikirim Rabu Legi, 17 Feb 2010 07:30 WIB mugi-mugi saja, usulan yang nantinya akan direkomendasikan menjadi kegiatan, sungguh benar-benar akan sangat berguna bagi masyarakat, bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan sesama. Lepat sepurane...bagus sekaliiiiiiiiiiiiiiiiiii nih
- aditamdikirim Rabu Legi, 17 Feb 2010 08:27 WIB
elaksanaan musrenbang tingkat kecamatan merupakan kelanjutan dari Musrenbang tingkat Dusun ..." (Susanto, SH,MM); sayangnya orang smacem saya tidak pernah diajak untuk musrenbangdus(mungkin kerna saya bukan tokoh dusun, celakanya kalo saya malah dianggep tokoh nasional ato malah internasional, padahal lepel lokal saja tidak payu) hengga sbagean masyarakat dusun saya merasa tidak klop dengen program yang telah ditetepken oleh pokgiat dusun yang di acc pemdes etc. mustinya dipilih program sesue MDGs yang paling: krusial, dibutuhken, implementetip & sutainable; lha wong kalo saya punya ide slalu saya beriken alternatip, solusi realistik & konstruksi eksekusinya, etc.etc.; tapi memang aken merugiken orang yang pengin korup, dan mengail di air keruh, ato ambil keuntungan untuk diri & golongannya sendiri, kerna mrasa slalu saya plototi sepak terjangnya; mekaten lepat nyuwun pangapunten
- hermandikirim Rabu Kliwon, 3 Mar 2010 19:14 WIB
selamat musrenbang semoga bantul menjadi kabupaten yang membangun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan maju terus gak nolah-noleh
Kirim Komentar