Berita Bantul
Rabu Legi, 9 Des 2009 11:28 WIB | dibaca (537) | Komentar
2010 Momentum Tepat, PNS Melayani Dengan Penuh Keramahan dan Senyum
Saat ini sudah tidak jamannya lagi PNS minta dilayani, namun yang tepat adalah PNS melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, dengan ramah dan senyum. Karena saat ini masyarakat sudah lebih pandai dan kritis, dan setiap saat mereka mempunyai urusan yang bersinggungan dengan pegawai pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang bersifat privat, bisnis dan yang lainnya.
Hal diatas disampaikan oleh ustatz Puji Hartono saat menyampaikan tausyiahnya didepan karyawan dan karyawati Pemkab, anggota TNI dan Polri di Masjid Agung Manunggal Bantul, Rabu (9/12). Tahun 2010 ini jadikan momentum pelayanan dengan penuh keramahan dan senyum kepada masyarakat yang datang untuk dilayani kepentingannya. Karena masyarakat merupakan klien yang harus dilayani dengan sebaik-baiknya, sehingga masyarakat akan menghargai PNS sebagai aparat yang bermartabat dan penyelesai dari permasalahan yang sedang mereka hadapi . terangnya.
Hal itu, kata ustazd Hartono lagi, sesuai dengan perintah agama, bahwa sebagai aparat pemerintah yang mendapat gaji untuk bekerja kepada pemerintah dan untuk melayani kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya. Untuk itu menghadapi tahun 2010 ini para PNS harus selalu siap dan meningkatkan potensinya dengan lebih banyak berdoa kepada Allah SWT dan perlu mengetahui rahasia berbagai waktu yang mustajab dalam memanjatkan doanya. kata Puji Hartono.
Diantara waktu yang mustajab untuk berdoa tersebut, tambahnya, antara lain sepertiga malam sebelum subuh, setelah sholat wajib, diantara dua khotbah Jumat, saat kehujanan dan sebagainya.
Sementara dalam sambutan mewakili Pemkab. Bantul, Kasubid. Pembinaan Agama pada Dinas Sosial Kab Bantul Drs. Walqodri mengatakan bahwa sebayak 831 jamaah haji dari Kabupaten Bantul, saat ini ada yang meninggal di tanah suci sebanyak tiga orang, satu dari kecamatan Jetis, satu dari Pandak dan satu orang petugas haji. Sementara infak terkumpuk sebesar Rp. 951.000,-. (Sit)
Komentar (10) | Kirim Komentar Anda
- Shintadikirim Kamis Pahing, 10 Des 2009 09:12 WIB
Tapi ada lhooo di sebuah instansi, seorang KaSubBag yang sama sekali tidak pernah mau melayani orang yg datang padanya.Entah karena dia males, entah dia sok sibuk, atau malah karena dia memang "kosong", selalu aja dioper ke para staff. Curangnya,kalau tjo kesalahan, dia sebagai pimpinan tak mau tanggu gjawab malah menyalahkan staff. Seisi kantor sebel dengan dia..karena sementara semua jungkir balik bekerja, dia cuma enak2 duduk sambil ngrokok,sama sekali tak ada rasa rikuh di hatinya..Ironidnya. dia seorang pimpinan/punya jabatan yg berarti ada tunjangan, tapi blass sama sekali tidak pernah "berkeringat"..Mohon BKD atau yg berwenang segera memecat PNS yg seperti itu. Dia seorang KaSubBag di biro Hukum Bantul
- Shintadikirim Kamis Pahing, 10 Des 2009 09:18 WIB
Setiap jam 10, pokoknya sebelum jam pulang,alias masih jam kerja, dia selalu pamit untuk keperluan pribadi..Yang berobatlah, yg inilah yg itulaahhh...Kalau memang kondisi kesehatan tidak memungkinkan menjalankan tugas, mbok yaa ksatria, mengundurkan diri saja..!!! Masa dapet gaji mau, tunjangan mau, tapi kerja nya gak mau..?? Mohon BKD Bantul mentertibkan PNS yg seperti itu..Terimakasih
- Agusdikirim Kamis Pahing, 10 Des 2009 21:23 WIB
Bagaimana mau senyum, lha wong gajinya saja minus terus, buat ngangsur sogokan mau masuk jadi PNS, belum lagi kreditan belum lunas.
- Shintadikirim Kamis Pahing, 10 Des 2009 22:34 WIB
Hahahahahhaahahaa.....waahh komentar Bung Agus lucu sekali..menggelikan..Tapi setidaknya untuk jadi bahan perenungan, walaupun gaji PNS mungkin relatif kurang, tapi tetap harus profesional..Setidaknya PNS masih harus bersyukurn karena dapat gaji tetap, plus tunjangan, tanpa henti..Bahkan, PNS mau bolos, mau keluyuran juga tetep digaji..Untuk itu perlu pengawasan ketat untuk PNS. Mereka yang cuma mau gaji plus tunjangan tapi tidak mau susah payah kerja, sebaiknya BKS bersikap tegas : PECAT..!!
- Shintadikirim Kamis Pahing, 10 Des 2009 22:39 WIB
Anda butuh Uang..? yaa Kerja..!! Butuh uang lebih banyak..?? Yaa Kerja lebih kerass..!! Bekerja itu ada 3 macam, 1.pake otak 2.pake otot..3.pake ke-2nya..Kalau anda ingin dapat uang tapi tidak mau pusing mikir, tidak mau capek badan, tidak mau susah payah, hanya bengong sambil duduk manis, yaa jadilah PENGEMIS....!!!
- Shintadikirim Kamis Pahing, 10 Des 2009 22:51 WIB
Cukup kurangnya gaji, itu sangat relatif..Kalau kita mau dan bisa realistis, tetep bisa senyum kok..Sadar, kalau gaji jumlahnya segitu..ya hiduplah dengan biaya hidup yang sesuai penghasilan kita..Yaa susah, kalau kita mau hidup yang tidak sesuai penghasilan..Seorang PNS tapi pingin hidup seperti selebritis, yang harga pakaiannya saja mungkin 3x lipat gaji PNS, akibatnya yaa seperti itu..merengutt terusss..Susah terusss..Merasa kurang terusss..
- aisyahkhdikirim Jumat Pon, 11 Des 2009 08:46 WIB
Senyum dan sikap ramah yang tulus berasal dari hati yang tulus dan jernih. Tidak bisa dibuat-buat. Akan kelihatan sikap ramah yang dibuat-buat. Orang yang hatinya tulus akan menyenangkan atau menentramkan bagi orang di sekitarnya. Alangkah indahnya jika setiap PNS punya ketulusan hati untuk melayani rakyat sebenar-benarnya. sehingga paradigma "PNS adalah pelayanan masyarakat" tidak hanya menjadi slogan pemanis.
- Shintadikirim Ahad Kliwon, 13 Des 2009 06:47 WIB
Setujuu untuk mbak Aisyakh..PNS memang pelayan masyarakat...Wong digaji pake uang rakyat jee..Bahkan kenaikan gaji PNS bisa mempengaruhi harga pasar..Hebatt kaann..??!! Jadi sebenarnya, gak ada alasan bagi PNS untuk tidak tersenyum..Wong, jadi PNS mau masuk atau tidak, mau rajin atau malas pun tetep dapet gaji kok..Bahkan pemalas pun bisa dapat jabatan pimpinan..Enak too..?? Manteepp too...??
- om Bertusdikirim Senin Legi, 14 Des 2009 12:14 WIB
Bekerja itu ada 3 macam, 1.pake otak 2.pake otot..3.pake ke-2nya..kata Shinta...... mbak Shinta kalau hanya pakai otak, pakai otot atau menggunakan keduanya, tetep aja susah jadi orang kaya....geeto kata Robert Tiyosaki penulis buku Rich Dad Poor Dad, ...kalau pengin kaya, bener-bener kaya....UANG lah yang BEKERJA, UANG cari UANG.....mereka inilah yang biasa disebut INVESTOR. Lepat sepurane....
- Shintadikirim Selasa Pahing, 15 Des 2009 06:58 WIB
Hehehheee..setuju untuk Oom Bertus...Maksud saya, walaupun menjadi investor, tohh intinya tetep aja kerja pake otak, setidaknya investor juga harus mikir, bagaimana cara supaya investasinya bisa lancar dan berkembang, sukur bisa "beranak"..Memang akhir2 ini, saya sering denger, baca berbagai artikel yg mengatakan "Bukan Anda yg bekerja untuk uang, tetapi uang yang BEKERJA untuk anda.." Untuk oom Bertus, makasih atas opini dan wawasan barunya..
Kirim Komentar