Berita Bantul
Selasa Legi, 24 Nov 2009 13:53 WIB | dibaca (622) | Komentar
Kontingen Bantul Raih Juara Umum POSPEDA DIY
Dalam Pekan Olah raga dan Seni Ponndok Pesantren (POSPEDA) ke-6 Tingkat DIY tahun 2009 yang berlangsung pada tanggal 20-22 Nopember 2009 dan dipusatkan di Komplek SLB Mendungan Giwangan Yogyakarta, kontingen Bantul meraih juara umum dengan menyabet 22 medali dari 61 medali emas yang diperebutkan. Sedangkan yang paling banyak mengumpulkan medali emas dari cabang pencak silat dengan meraih 10 buah medali. Dalam ivent tersebut kontingen dari Kabupaten Sleman dan Kota masing masing meraih medali emas sebanyak 13 buah, Gunungkidul 11 emas dan Kulonprogo 2 emas.
Menurut Drs. Fauzan MuArifin manajer lapangan kontingen Bantul, selain medali emas, para atlit juga berhasil mengumpulkan medali perak sebanyak 9 buah dan perunggu sebanyak 13 buah.
Kontingen dari Bantul, kata Fauzan lagi, yang saat keberangkatannya dilepas oleh Wakil Bupati Bantul Drs. Sumarno PRS di Bangsal Rumah Dinas pada Jumat (20/11) tersebut berbekal kesiapan penuh, semangat dan doa. Maka prestasi yang diraih oleh para atlit ini perlu disukuri, dan diharapkan akan memacu para santri lain yang ada di Kabupaten Bantul ini untuk mengikuti jejaknya.
Bagi juara I atau peraih medali emas perorangan, yang bermukim di pondok pesantren, selain mendapat piagam juga mendapatkan uang pembinaan Rp. 1000.000,- per orang. (Sit)
Komentar (5) | Kirim Komentar Anda
- siipdikirim Selasa Legi, 24 Nov 2009 16:31 WIB
selamat deh buat bantul...tapi itu asli santri bukan yang maen???????
- ahmad mahfudindikirim Sabtu Legi, 19 Des 2009 10:10 WIB
saya jga orang yg termasuk atlit dari kulon progo,saya hanya ingin mengucapkan SELAMAT buat kontingen bantul yg ber hasil meraih juara umum!! and bwt yang laen ttp semangat, mungkin tahun depan kiti yang juara OK!!!!! PEACE WITH LOVE 0K!!!
- sugiyartadikirim Selasa Pon, 29 Jun 2010 11:11 WIB
Saya sangat merespon mas SIIP menurut saya secara normatif yaa tentunya sudah OK artinya legalitasnya peserta itu santri hanya kita bersama bahwa sekarang ini kan sering kita lihat kita alami model " seakan-akan, seolah-olah contoh seolah-olah madu murni, susu murni, diskon 69 %, harga Rp. 1.999.999, duku harga Rp. 2000/kg eeeeeeee hanya seolah-olah tooo dan orang seakan-akan kurang memperdulikan, naah bisa dimengerti pertanyaan Mas SIIIP itu seakan-akan dia santri padahal bukan karena yang bikin rekomendasi yaa pimpinan santri tooo maah lhoooo mudah-mudahan salah persepsi saya ini
- mardhotullah GKdikirim Jumat Wage, 8 Okt 2010 16:06 WIB
km dr mardhotullah mengucapkn slmt bg bantul krn udh berhsl meraih prestasi tp km tahun ini tdk akn menyerah dan akn membawa kemenangan jd,,, tunggu sj km OK.....
- nur rohimdikirim Sabtu Legi, 4 Des 2010 00:54 WIB
saya alumni ponpes mardhotulloh.apakah ada dr pembaca yang punya nmr dr ust.rokhim?tolong kirim ke saya,hp:085710596118,syukron katsiron jiddan,
Kirim Komentar