Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Selasa Legi, 24 Nov 2009 12:50 WIB | dibaca (673) | Komentar

PNS Wajib Budayakan Disiplin Kerja Tidak Koruptif

Untuk menjadikan daerah maupun negara kita maju, sudah saatnya PNS membudayakan pola kerja yang jauh dari pola koruptif, karena PNS tugasnya adalah melayani kepada PNS lain di lingkungan kerjanya, PNS di luar instansinya, lembaga lain maupun melayani masyarakat umum. Hal ini menuntut PNS untuk meningkatkan kedisiplinan dan wawasannya sebagai pendukung dalam meningkatkan kinerjanya menurut ketugasan masing-masing.

Hal diatas disampaikan oleh Sekretaris daerah Kabupaten Bantul Drs. Gendut Sudarto, Kd BSc MMA saat memimpin apel pagi hari Senin (23/11), didepan para karyawan peserta apel. Saat ini sudah bukan saatnya PNS minta dilayani, kini saatnya PNS untuk melayani dengan sebaik-baiknya. Apalagi akhir-akhir ini ada beberapa institusi pemerintah di tingkat nasional ayang menjadi sorotan masyarakat luas karena ketidak percayaan kepada lembaga pemerintah tersebut, sehingga manyarakat kurang percaya lagi terhadap kinerjanya. Hal ini sangat mendesak untuk ditindaklanjuti dengan berbagai upaya peningkatan kinerja yang lebih bagus agar dapat mengembalikan citra baik pemeriantah. terangnya.

Perilaku koruptif, katanya lagi, seperti datang terlambat, pulang lebih awal, suka bolos pada jam kerja dan sebagainya harus dijauhi semua PNS. Dengaan dimulai dari hal-hal yang kecil ini diharapkan PNS akan terbiasa menegakkan disiplin serta hal ini akan menjadi budaya disiplin dan budaya non koruptif. Memang mengerjakan sesuatu yang baik itu lebih berat dari pada melakukan hal-hal yang kurang baik, namun jika hal yang baik itu terbiasa di tegakkan maka akan menjadi budaya baik pula. PNS yang berbudaya baik ini diharapkan akan menjadi pionir kemajuan bangsa. tegasnya. (Sit)

  • aridikirim Selasa Legi, 24 Nov 2009 13:27 WIB

    setuju pak sekda...tapi kenyataannya masih memprihatinkan...ketika aparat dari tingkat bawah sampai atas masih suka mempersulit masyarakat, memalak masyarakat, menyakiti hati masyarakat.........

  • Mayangsaridikirim Selasa Legi, 24 Nov 2009 18:29 WIB

    Saya usul, bagaimana kalau Pemkab Bantul menerapkan sistem sensor di penjagaan Pol P.P. Apabila ada PNS yang keluar area kantor, diminta menunjukkan surat tugas/disposisi apabila dia beralasan tugas luar. Dengan demikian, dapat dijaga ketat, apabila ada PNS yang keluar saat jam kerja, untuk hal yg bukan tugas kedinasan. Sebab ada dan banyak PNS yg saat jam kerja, keluar untk hal2 pribadi. Pernah ada lhoo..PNS yg pamit saat jam kerja hanya untuk mengantarkan Banca'an tetannganya yang syukuran..!!! Sangat tidak profesional..

  • dibjodikirim Selasa Legi, 24 Nov 2009 20:37 WIB

    perlu keteladanan......siapapun yang merasa sebagai atasan wajib memberi teladan kepada bawahannya....pernah saya ngomong2 dengan seorang PNS (tentunya yg tingkat bawah) dia ngomong " karena saya hanya punya waktu ya waktu yang saya korupsi,coba lihat bapak2 yg diatas yg punya proyek bisa mark up harga barang dan fiktif " ini suatu hal yg sangat menyedihkan, monggo kita mawas diri masing2 , demi kemajuan bangsa dan negara .........nuwun

  • aisyah khdikirim Rabu Pahing, 25 Nov 2009 08:51 WIB

    Rasanya bangsa ini memang sudah menjadikan korupsi sebagai budaya yang mendarah daging. hampir di semua lini kehidupan ada perilaku korupsi, dari tingkat kecil-kecilan sampai yang kelas kakap. sebelum kiamat datang, sebelum matahari terbit dari barat, mari segera bertobat. siapa saja yang di dalam hati nuraninya masih ada sedikit titik cerah untuk mengatakan tidak, mari katakan. katakan tidak untuk korupsi, dalam segala bentuknya. korupsi waktu jelas merugikan, tapi korupsi duit jauh lebih memiriskan.

  • kharuniadikirim Rabu Pahing, 25 Nov 2009 15:23 WIB

    lha mbok yo pol pp itu rajin2 sidak pns2 yang diluar kantor pemkab. Di kecamatan2, sekolah2,etc....

  • fairuzdikirim Kamis Pon, 26 Nov 2009 11:12 WIB

    Amiin semoga kita digolongkan kepada orang X2 yang jujur jasmani dan ruhani. Kuasa tuhan menghancurkan para pendusta dan memelihara ciptaan-Nya yang berbakti pada-Nya.

  • Yosi Rian Widiatmokodikirim Jumat Wage, 27 Nov 2009 20:10 WIB

    setuju sekali dan hal tersebut sudah dibuktikan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul dalam penerimaan CPNS kemarin tentang disiplin waktu dan disiplin persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar.

  • febrianadikirim Jumat Wage, 27 Nov 2009 23:50 WIB

    Mudah-mudahan para PNS sadar, terutama yang di atas. bahwa nanti akan dimintai pertanggungjawaban di hari akhir. mungkin kalau di dunia masih bisa lepas dari hukuman tapi di akherat kitagak bisa lepas dari apapun yang diperbuat.

  • Mischadikirim Sabtu Kliwon, 28 Nov 2009 08:08 WIB

    Masyarakat hanya membutuhkan Transparansi Penerimaan CPNS saja kok..Jadi tidak perlu meributkan kinerja PNS. Karena asal penerimaan CPNS itu tranparant & bebas dari KKN, masyarakat tidak peduli apakah PNS yg bersangkutan, kinerjanya bagus atau tidak. Karena masyarakat sendiri tokh tentunya tidak akan ribut kalo sodara, adik, menantu, kerabat mereka yg jadi PNS, pamit saat jam kerja karena ada urusan pribadi.Padahal PNS dibayar negara lhoo..Smentara PNS pamit pulang karena ngurusi mertua, ngurusi Banca'an tetanga, apa yaa ada dibayar oleh negara..??

  • Mischadikirim Sabtu Kliwon, 28 Nov 2009 08:15 WIB

    Mohon maaf yaa, tapi ini FAKTA & NYATA..Tetangga saya, PNS Guru yg kemarin ribut nuntut diangkat jadi CPNS, bahkan sampai didukung salah satu parpol segala, kenyataanya setiap jam 9, jam kerja, asyikk pamit pulang entah untuk apa..Padahal kata tetangga saya, dia jadi PNS, secara tranparant lhoo..tanpa KKN..Tapi kok sama sekali tidak ada tanggungjawab profesi yaa..Nyantai aja, pamit saat jam kerja..Katanya, jadwal ngajar sudah tidak ada..Saya pikir, jadi PNS secara transparant,bakal lebih bermutu,ternyata.....

Kirim Komentar Berita
kode rahasia