Berita Bantul
Senin Pahing, 28 Jul 2008 14:54 WIB | dibaca (847) | Komentar
Arak-arakan Gong Ageng Bantul Ekspo Hebohkan masyarakat
Arak-arakan Gong ageng ke lokasi Bantul Ekspo 2008 ( BE) , hari ini (28/7) berlangsung heboh. Bahkan iring-iringan tersebut sempat terhenti di beberapa titik karena kesulitan menembus pepohonan dan halangan lainnya. Ribuan Masyarakat pun dengan antusias menyaksikan gong ageng tesebut dalam perjalanannya ke Pasar Seni Gabusan. Tak ayal kondisi ini sempat membuat kemacetan jalan walaupun tak berlangsung lama.
Kami sangat terharu dan merasa bangga akan antusias warga yang turut menyaksikan perjalanan gong terbesar di Indonesia bahkan dunia ini. Semoga ini juga jadi media promosi Bantul Ekspo yang akan dimulai beberapa hari lagi, kata Drs. Bambang Legowo, M.Si. Kepala Humas dan Informasi sekaligus ketua panitia BE.
Sebagaimana diketahui gong besar ini berdiameter lebih dari 6 meter dan dikerjakan selama 27 hari dengan tenaga 6 orang. Kami menghabiskan 45 drum bekas guna membuat gong ageng ini. Berat gong ini ada sekitar 7 kuintal, kata Poniman, sang pembuatnya. Menurut rencana Gong ini akan dicatatkan di Rekor MURI sebagai gong terbesar. (nurcholis)
Komentar (6) | Kirim Komentar Anda
- om Bertusdikirim Senin Pahing, 28 Jul 2008 15:00 WIB
salut dan selamat, atas dicatatnya prestasi membuat gong terbesar di MURI. Nah, sesungguhnya, bukan prestasi membuat goong yang besar, membuat ikan bakar terpajang ataupun prestasi apapun yang terbesar, terpanjang dan terlama, akan tetapi akan lebih diapresiate seluruh anak negeri, ketika Bantul punya banyak prestasi di bidang perekonomian, pendidikan dan kesejahteraan masyarakatnya. Karena semua prestasi tersebut akan signifikan dalam mensejahterakan dan memajukan warganya. Mungkin demikian.....sepurane.
- Boypurwodikirim Senin Pahing, 28 Jul 2008 19:54 WIB
Dengan Gong besar , semoga besar pula semangat pejabat dan tokoh masyarakatnya dalam membangun Bantul disegala bidang.Bukan besar korupsinya.
- cahyodikirim Kamis Kliwon, 31 Jul 2008 07:56 WIB
Gong yang besar Gaung suara yang menggema, semoga tokoh -tokoh elit dan tokoh masyarakat tidak hanya suaranya yang lantang seperti gong tetapi juga bisa menjadi panutan seluruh masyarakat(besar gongnya tidak ada suaranya) werkedoro menawi lepat nyuwun ngapuro
- ryandikirim Kamis Kliwon, 31 Jul 2008 12:32 WIB
Gong besar mantap dengan keras dipukul pada bagian akhir lagu.....setelah itu sunyi sepi...artinya jangan2 setelah ekspo.... tidak ada follow up nya, gaungnya mantap tapi berhenti. Seoga tidak gitu falsafahnya ya !!! Energi, tenaga dan pikiran yang dipergunakan selama menunggu kesempatan untuk memukul, semoga tidak menjadi sia2 dan hilang percuma. Keep on strugling...Bantul....He...he..oke
- moekdikirim Jumat Legi, 1 Agt 2008 11:53 WIB
jam pira mulaine kiiii kok gak ada informasinya hiks-hiks... padahal pengen nonotn kiiiiii
- Mundhoridikirim Sabtu Pahing, 2 Agt 2008 10:46 WIB
Setiap prestasi wajar untuk diapresiasi.Karena dapat memberikan motivasi bagi yang lain untuk menciptakan prestasi baru. Yang penting prestasi tsb, dapat bermanfaat bagi rakyat banyak.Dan pemimpin wajib memberikan dorongan bagi rakyat untuk berprestasi
Kirim Komentar