Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Senin Wage, 3 Des 2007 13:14 WIB | dibaca (2165) | Komentar

HUT PASAR SENI GABUSAN III Adakan Lomba Lukis Caping

Melukis yang merupakan pencurahan ekpresi seseorang telah menjadi budaya seluruh bangsa, dan dalam lukisan tersebut tercipta hasil-hasil yang menggambarkan suasana keadaan masyarakat disetiap waktu. Untuk itu dalam menggairahkan kecintaan anak sekolah akan seni lukis Pasar seni Gabusan mengadakan lomba mewarnai dan melukis bagi anak Pra TK – SMP yang memperebutkan Tropy Bupati Bantul dan hadiah total Rp. 2.200.000,- yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) III.

Seni lukis merupakan hasil karya yang tidak ada habis menelorkan karya-karya baru dengan penuh simbul- simbul yang menunjukkan budaya yang berkembang di masyarakat. Seni lukis bisa dicurahkan pada berbagai media baik kertas, kain, kayu maupun batu. hal tersebut dikatakan Ketua Panitia yang sekaligus GM Pasar Seni Gabusan Triwibowo S Nuswo pada pembukaan lomba mewarnai dan melukis HUT Pasar Seni Gabusan III di Arena Pasar Seni, Minggu (3/12). Lebih lanjut dikatakan dengan sering melukis orang akan mendapatkan kepuasan jiwa dan kelihatan suasana hatinya. tersebut diikuti 157 peserta dengan rincian Kriteria A mewarnai untuk Pra TK dan TK diikuti 66 peserta, B melukis pada kerta untuk siswa klas I – III 46, C melukis pada caping untuk SD kelas IV – VI 37 dan D melukis pada caping untuk SMP 10. Untuk juara I mendapat Tropy Bupati Bantul dan Uang Pembinaan 250 ribu, juara II Tropy dari PKK dan uang pembinaan 200 ribu dann Juara III Tropy dari Bantul Pasar Seni Gabusan dan uang pembinaan 100 untuk masing-masing kriteria, sedang harapan I dan II mendapat Tropy sponsor.

Lomba yang berlangsung dari jam 09.00 sampai 11.00 dengan juri dari sekolah nstitut Seni Indonesia (ISI) diperoleh hasil untuk kategori A juara I Riyana Adesta, II Ajeng K, III Alya Intan, Kategori B Juara I Pratiwi, II Laili N, III Adinda R. kategori C Juara I Klodia, II Zusani A, III Galih serta Kategori D juara I Baliyuli, II Dyah Nurul, III Fitria. (mwr)

  • Paula Soegemadikirim Selasa Kliwon, 4 Des 2007 10:31 WIB

    Pengelolaan Pasar Seni Gabusan (PSG) sepertinya memang kurang optimal dalam hal promosi. Selama ini, masyarakat mengenal Bantul hanya Pantai Parangtritis, dan geplak nya saja. Padahal banyak obyek wisata Bantul yamg patut dilirik, salah satunya adalah Pasar Seni Gabusan.Senang rasanya bila PSG bisa berkembang seperti halnya Pasar Seni Ancol di Jakarta, atau Braga di Bandung Jawa Barat. Pemda Bantul tampaknya harus lebih menggiatkan promosi Pasar Seni Gabusan, dan tentunya PSG sendiri harus berbenah diri karena banyak yang harus direnovasi,misalnya fasilitas toilet. Tata letak PSG yang jauh dari jalan masuk, sepertinya juga menjadi faktor yang hrus diperhitungkan.

  • wardickdikirim Ahad Kliwon, 6 Jun 2010 21:22 WIB

    tolong dong liat struktur organisasi pengelola pasar seni gabusan..,

Kirim Komentar Berita
kode rahasia