Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Rabu Wage, 21 Mei 2008 14:07 WIB | dibaca (708) | Komentar

Pecahkan Rekor MURI, Pagelaran Tembang Macapat 48 Jam Nonstop Diikuti 1.000 Orang

Pagelaran tembang macapat nonstop selama 48 jam yang diselenggarakan PemkabBantul bekerjasama dengan Paguyuban Macapat Bantul akhirnya berhasil memecahkan rekor MURI, karena dari target semula diikuti 1.000 orang ternyata dalam pelaksanaannya tercatat ada 1.253 peserta dari unsur pelajar, pegawai, pejabat, guru serta warga masyarakat Bantul termasuk peserta partisipan dari luar Kabupaten Bantul seperti Kota Yogyakarta, Sleman, Jawa timur dan Jawa Tengah dengan jumlah tembamg yang dilantunkan mencapai 1.527.

Penyerahan piagam rekor MURI diserahkan oleh perwakilan dari MURI Semarang Sri Widayati kepada Pemerintah Kabupaten Bantul selaku penyeleggara yang diterima Wakil Bupati Drs. Sumarno PRS, panitia pelaksana Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Drs. Suyoyo HS, MSi, MMA, sebagau pemrakarta Kekan Humas Informasi Sunarto, SH MM dan perwakilan dati PT HM Sampoerna selaku pendukung acara di Pendopo Parasamya dilanjutkan sarasehan rekonsiliasi sekaligus peringatan satu abad hari Kebangkitan Nasional pada Senin malam ( 20/5 ).

Pagelaran macapat nonstop selaam 48 jam tesbeut dilaksanakan dalam rangka rekonsiliasi warga, peringatan satu abad Hari Kebangkitan Nasional, refleksi atau mengenang 2 tahun peristiwa gempa tangal 27 Mei 2006, meyongsong peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke 177 tahun 2008 selaian untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional yang adiluhung khususnya tembang macapat.

Acara sarasehan sendiri pada malam hari itu menghadirkan narasumber Rektor UPN Yogyakarta DR. H Didiet Willy Ujianto, MA dan dosen UMY Drs. Harwanto Dahlan, MA dengan moderator Den Baguse Ngarsa ( Drs. Susilo Nugroho ) yang kesimpulannya akan menjadi amanat rakyat Bantul yang akan disampaikan kepada Gubernur DIY pada puncak acara peringatan hari Jadi Bantul ke 177 tanggal 20 Juli 2008 mendatang. (bn)

  • nur jannahdikirim Senin Wage, 26 Mei 2008 12:36 WIB

    Assalamu'alaikum Kawulo inggih tiyang mBantul, nyambut damel teng Cirebon. Sanget sae saestu, kegiatan meniko.. nguri - uri budoyo leluhur.. Pokokipun saluut.. Waslm

  • Kang Jatimustikadikirim Selasa Kliwon, 27 Mei 2008 13:46 WIB

    alhamdulillah. semoga yang seribu orang itu diberi hidayah oleh Allah SWT mampu mengimplementasikan kandungan "tembang" yang dibacanya dalam kehidupan sehari-hari. amiin.

  • asyikdikirim Rabu Pon, 4 Jun 2008 22:20 WIB

    bagus... tingkatkan terus.... tapi asal jangan rekor muri kemiskinan terbanyak ,pengangguran terbanyak...... saya pengen besok mbantul mencetak rekor muri untuk tingkat angka kemiskinan dan angka pengangguran terkecil ..hidup bantulll.... and satu lagi.... nol KORUPSI... okeeeeeeeeeeeeeeeeee..

Kirim Komentar Berita
kode rahasia